Ilustrasi PDIP (grafis)
AP menyatakan optimis, PDIP sebagai partai oposisi akan mendapat dukungan rakyat karena melakukan pekerjaan mulia dalam kehidupan negara demokratis, yaitu adanya partai yang sanggup mengkritisi kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah yang dinilai tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. "PDIP sudah jelas merupakan partai para pejuang demokrasi yang tidak gila pada kekuasaan, sehingga PDIP sebagai oposisi, berkewajiban mengawasi jalannya pemerintahan. PDIP juga akan mendukung proram pemerintah yang sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945 serta bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat luas" katanya. Pada kesempatan itu, AP menambahkan, PDIP terus meningkatkan konsolidasi politik dan memberikan pendidikan politik kepada seluruh kadernya yang berorietasi kepada rakyat, sehingga jika dalam Pemilu 2014 tidak menjadi pemenang nomor satu, PDIP bersepakat tidak mencalonkan kadernya sebagai capres. "Pendidikan politik yang berorientasi kerakyatan itu bahwa PDIP dalam pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memenangkan dalam Pemilu, Pilpres dan Pemilukada, tapi memberikan keteladanan etika dan moral kepada rakyat Indonesia" katanya.(*) (R009/K004) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011 Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com